Make your own free website on Tripod.com

Demam Seleb

 

“Hari gini gak mau jadi seleb?”tanya seorang teman padaku. Dia sangat keranjingan dengan yang namanya selebritis or biasa disebut seleb. Mulai dari sifat, polah sampai gosip-gosip yang menerpa tak pernah ia lewatkan. Semua info seleb dibabat habis. Acara-acara jenis talent search pun selalu ditonton. Ada AFI,Indonesian Idol,KDI,API sampai Menuju Layar Liputan 6. Tak ketinggalan Petir dan Ari Wibowo Mencari Pembantu Bahkan rencananya akan ikut audisi ini itu untuk jadi seleb.Wuih....

 

Tingkahnya ini sangat wajar. Maklum, kalau boleh saya katakan,usia remaja adalah masa trial and error. Di mana pada masa itu individu berusaha survive di lingkungan pergaulannya. Kalau begitu, tindakan ini termasuk adaptasi dong. Ya,tapi adaptasi ini pun sangat riskan. Jika sukses berubah mengikuti perkembangan tren, akan ter-‘evolusi’. But, yang rada sulit mengikuti,bisa kayak aku. Divonis ketinggalan jaman!

 

Kembali ke masalah seleb. Sebenernya apa sih yang dibanggain kalau jadi seleb? Survey kecil-kecilan yang saya(+teman2 sepaham) lakukan terhadap para pelajar di beberapa SMA di kota Semarang menunjukkan bahwa responden beranggapan:

# jadi seleb bisa terkenal

#seleb uangnya banyak

#jadi seleb temennya banyak

#seleb tingkat sosialnya lebih tinggi daripada yang lain

#seleb gampang gonta-ganti pacar, suami atau istri

#semua kata dan tindakan seleb ‘wajib’ ditiru semua orang

Wow.....begitu menawannya seleb di mata responden yang mayoritas “rakyat biasa”. Lagi, ternyata sekitar 87,94% responden berniat jadi seleb. Fantastis! Survey tersebut kami ambil dari 141 responden umur 15-18 tahun; toleransi kesalahan 2-3 %. [Maaf, data selengkapnya tidak saya publikasikan;rahasia organisasi. Demi keamanan&kenyamanan bersama]

 

Kehidupan para seleb yang mayoritas glamor dan hedonis telah ‘menyihir’ masyarakat. Seharusnya seleb bisa dijadikan panutan masyarakat karena termasuk public figure.

 

Ngefans boleh saja. Perhatikan kualitas yang sebenernya, jangan cuman yang nampak!!!

 

Semoga dunia seleb kita lebih baik dengan kehadiran teman-teman yang “menghakimi” aku ketinggalan jaman. Sadarlah kalian. Pandanglah seleb dengan wajar!